Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2026

Berhala sebagai Tembok: Mengapa Tuhan Memilih Mediator, dan Mengapa Kita Tetap Membangun Dinding

Berhala sebagai Tembok: Mengapa Tuhan Memilih Mediator, dan Mengapa Kita Tetap Membangun Dinding Pendahuluan: Berhala Bukan Soal Ketidaktahuan Kita biasanya memahami penyembahan berhala sebagai akibat ketidaktahuan—manusia purba tidak mengenal Allah yang benar, maka mereka menyembah batu, kayu, dan patung. Tetapi Alkitab tidak mendukung gambaran itu. Roma 1:19-23 menyatakan bahwa manusia sudah tahu tentang Allah: "Apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak... sehingga mereka tidak dapat berdalih." Masalahnya bukan ketidaktahuan, melainkan penolakan: "Mereka menukar kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana." Jika demikian, mengapa manusia membuat berhala? Jawabannya lebih dalam dari sekadar kebodohan. Manusia membuat berhala karena takut—takut akan Allah yang tidak dapat dikendalikan, takut akan ketelanjangan di hadapan-Nya, takut bahwa jika ia mendekat tanpa tembok, ia...

Berhala sebagai Tembok: Mengapa Tuhan Memilih Mediator, dan Mengapa Kita Tetap Membangun Dinding

Berhala sebagai Tembok: Mengapa Tuhan Memilih Mediator, dan Mengapa Kita Tetap Membangun Dinding Pendahuluan: Berhala Bukan Soal Ketidaktahuan Kita biasanya memahami penyembahan berhala sebagai akibat ketidaktahuan—manusia purba tidak mengenal Allah yang benar, maka mereka menyembah batu, kayu, dan patung. Tetapi Alkitab tidak mendukung gambaran itu. Roma 1:19-23 menyatakan bahwa manusia sudah tahu tentang Allah: "Apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak... sehingga mereka tidak dapat berdalih." Masalahnya bukan ketidaktahuan, melainkan penolakan: "Mereka menukar kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana." Jika demikian, mengapa manusia membuat berhala? Jawabannya lebih dalam dari sekadar kebodohan. Manusia membuat berhala karena takut—takut akan Allah yang tidak dapat dikendalikan, takut akan ketelanjangan di hadapan-Nya, takut bahwa jika ia mendekat tanpa tembok, ia...